Resign alias memutuskan untuk keluar dari pekerjaan, tentu bukanlah suatu keputusan yang bisa dibilang mudah. Akan ada banyak hal yang perlu anda pikirkan, sebelum memutuskan antara keluar kerja atau tidak. Penasaran dengan hal yang perlu dipikirkan sebelum resign yang dimaksud itu apa saja? Baca artikel ini agar anda bisa mengetahui seluruh jawabannya. Siap?
Poin yang pertama ini, bisa jadi dasar yang begitu penting yang perlu anda pikirkan. Karena, pada saat anda memutuskan untuk resign, anda tidak akan memiliki pendapatan yang pasti hingga beberapa bulan kedepan. Bahkan pada saat anda sudah memiliki pekerjaan pengganti juga, butuh waktu sekitar kurang lebih satu bulan sampai anda bisa menerima gaji. Betul?
Oleh sebab itu, perencanaan keuangan ini penting demi kelangsungan hidup anda tentunya. Ada baiknya, sebelum memutuskan untuk resign anda sudah memiliki dana darurat dan tabungan yang cukup untuk biaya hidup selama anda belum punya gaji. Besarannya berapa? Tergantung. Tetapi disarankan, anda sudah menyiapkan dana sebesar 3-4 bulan pengeluaran rutin bulanan.
Masih bingung setelah keluar dari pekerjaan sekarang akan bagaimana? Duh, lebih baik anda menunda terlebih dahulu niat ingin untuk resign kerja. Karena, hei, kehidupan anda akan terus berjalan walaupun anda berhenti bekerja. Tidak ada istilahnya, pada saat anda berhenti bekerja, makan dan minum juga bisa diberhentikan sementara karena anda belum mendapat kerja.
Jadi, jika ingin resign, supaya anda tidak menyesal, sebaiknya anda sudah memiliki rencana karir. Jika ingin dilanjutkan dengan melamar ke perusahaan lain, ya, perusahaan apa, posisi yang ingin dilamar apa, dll. Ingin dilanjutkan usaha? Boleh juga. Tetapi, rencanakanlah dahulu jenis usaha apa yang akan dibangun, produknya yang akan dijual apa, bagaimana sistemnya, dll.
Caranya bagaimana? Mudah. Anda bisa mulai dengan bertanya pada diri sendiri, kenapa anda ingin keluar dari pekerjaan anda saat ini. Apakah karena jarak yang terlalu jauh dari rumah? Gaji yang kurang memuaskan? Rekan kerja yang menyebalkan? Budaya yang ada di tempat kerja yang membuat anda tidak nyaman? Atasan yang selalu bikin emosi dan sakit hati? atau apa?
Ingat, jangan sampai anda memutuskan keluar dari pekerjaan hanya karena mengikuti ego diri anda semata. Seperti, rekan kerja yang menyebalkan, bos yang bikin emosi, dan alasan-alasan emosional lainnya. Karena, sebetulnya, alasan-alasan emosional seperti ini bisa terkesan kurang profesional. Dan yang terpenting, menyalahkan sikap orang lain bukanlah satu solusi yang baik.
Setelah anda sudah memiliki tabungan yang cukup, rencana masa depan yang matang, juga alasan yang kuat. Anda bisa langsung menyampaikan niat anda akan resign kepada atasan, baik hanya berupa lisan atau dengan tulisan. Anda bisa menyesuaikan cara penyampaiannya dengan budaya dan gaya berkomunikasi, di tempat anda bekerja saat ini itu seperti apa dan bagaimana.
Jika tempat dimana anda bekerja memiliki budaya dan gaya komunikasi santai, anda bisa menyampaikan secara lisan. Sebaliknya, jika tempat bekerja anda sekarang budaya dan gaya komunikasi formal. Membuat surat pengunduran diri lalu diserahkan pada atasan, itu bisa lebih baik. Jangan lupa, untuk memberi jeda waktu, agar perusahaan bisa bersiap-siap terlebih dahulu.
Poin yang terakhir ini tidak kalah penting, apalagi untuk anda yang berniat setelah resign ingin melanjutkan karir melamar ke perusahaan lain. Sedikit tips, ada baiknya anda meminta referensi sebelum anda resmi resign di tempat kerja. Karena jika sudah resmi resign, baru anda meminta referensi, biasanya tidak bisa secepat saat anda masih jadi karyawan untuk tahapan prosesnya.
Eh, jangan salah, referensi ini bisa sangat berperan dan membantu anda dalam peningkatan karir. Bahkan, pengalaman bisa membuat anda terlihat menonjol dibanding kandidat lain saat melamar kerja. Dengan begitu, akan lebih besar juga peluang anda, untuk bisa diterima di posisi yang anda lamar. Iya, bisa se-berpengaruh itu, jadi tolong ini jangan sampai anda lewatkan. Oke?
Bagaimana, setelah mengetahui 5 hal yang perlu dipikirkan sebelum resign diatas. Apakah sekarang anda sudah yakin untuk resign atau tidak nih?