Banyak hal yang bisa kita pelajari selama masa pandemi ini untuk meningkatkan kemampuan diri kita. Salah satunya mungkin yang suka terlupa adalah belajar untuk makin percaya diri.
Dalam sesi interview, kepercayaan diri seorang kandidat juga dapat menentukan kesempatannya untuk diproses lebih lanjut. Seorang kandidat yang percaya diri pastinya akan lebih berkesan bagi interviewer, tentunya dalam batas sewajarnya ya.
Menyalahkan keadaan tidak akan pernah menyelesaikan apapun. Kalianlah yang bertanggung jawab atas diri kalian sendiri, termasuk apa yang kalian lakukan dan rasakan. Mengakui kekurangan bukan berarti kalian menyalahkan diri sendiri atau terlalu kritis terhadap diri kalian, namun itu merupakan awal bagi kalian untuk berubah dan terus berkembang.
Jujurlah atas ketidaksempurnaan kalian. Ingatlah bahwa kesalahan merupakan bahan bakar yang ampuh untuk mendorong kalian untuk berkembang dan belajar. Investasilah pada pengembangan diri dan menambah kemampuan (skills) baru yang dapat menunjang pekerjaan atau karir kalian kedepannya.
Jika kalian merasa tidak percaya diri, jangan berlama-lama dalam perasaan itu. Tentukan batas waktu bagi diri kalian sendiri untuk merasakan hal itu, beberapa jam atau beberapa hari, tapi jangan sampai perasaan tidak percaya diri itu berlarut-larut. Setelah lewat batas waktu tersebut, kalian harus langsung mulai mencari cara untuk merubah situasi dan meningkatkan rasa percaya diri kalian. Buatlan rencana, dengan poin-poin sederhana yang pasti bisa dicapai yang akan mendukung rasa percaya diri kalian.
Kepercayaan diri tidak bisa terbangun secara instan, tentunya butuh proses untuk dapat meningkatkan rasa percaya diri. Selama kita memiliki niat, disiplin, dan mau untuk terus berkembang, tentunya kita bisa menjadi lebih baik lagi.
Mario Rico