Overcome Feeling Overwhelmed

Selama masa pandemi ini, saya sempat berbicara dengan beberapa teman dan kandidat mengenai keadaan mereka selama kebijakan Work From Home. Beberapa dari mereka merasa cukup produktif karena menghemat waktu perjalanan ke kantor dan bisa lebih fokus. Namun ada juga beberapa yang merasa menjadi lebih sibuk dibandingkan pada saat di kantor karena tidak ada pembatas waktu yang jelas ketika sedang bekerja di rumah. Meeting di jam makan siang, atau makan malam, bahkan harus menyelesaikan pekerjaan hingga larut malam karena tuntutan deadline. Mereka merasa kewalahan atau overwhelmed karena tekanan pekerjaan tersebut sehingga menjadikan mereka susah fokus dan merasa waktu yang ada dalam satu hari itu kurang.

Saya sempat membaca beberapa hal dari Heidi Hanna, seorang pakar dalam hal stress dan ketahanan, yang bisa kita lakukan untuk menghadapi rasa overwhelmed.

  1. Tenangkan Diri Anda

Pada saat kita merasa stress atau kewalahan, kecenderungan natural tubuh kita akan menahan napas dan mengkontraksikan otot di tubuh kita. Hal ini akan mempengaruhi bagian di otak kita sehingga akan berefek pada kemampuan kita untuk membuat pilihan yang baik. Sehingga ketika kita mulai merasa overwhelmed atau stress, salah satu hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah mengalihkan fokus kita pada hal yang bisa kita control, seperti napas kita. Hal ini akan membantu kita melepaskan tekanan pada tubuh dan juga memberikan kita sense of control. Jadi, jika kalian mulai merasa overwhelmed dan mulai pusing untuk memikirkan apa saja yang perlu dilakukan untuk menyelesaikannya, cobalah untuk berhenti berpikir sejenak dan mengatur napas kalian, sehingga kalian bisa lebih relax dan bisa berpikir lebih positif.

  1. Fokus pada yang Positif

Dengan tetap fokus pada hal-hal positif yang ada di sekitar kalian, maka akan membuat otak kalian lebih baik untuk memproses atau menyelesaikan masalah. Cobalah untuk memikirkan hal positif seperti liburan yang mungkin kalian rencanakan, liburan terseru atau paling berkesan yang pernah kalian lakukan, atau cara paling mudah adalah dengan memikirkan orang yang kalian sayangi (seperti keluarga atau pasangan). Kuncinya adalah agar kalian bisa merasakan sensasi senangnya saat kalian membayangkan bersama orang yang kalian sayangi, atau saat berada di tempat yang kalian sukai, sehingga kalian bisa menikmati sensasi positif tersebut. Kalian juga bisa menulis apa saja hal yang kalian syukuri berikut alasannya. Kalian bisa mulai dari hal yang paling sederhana sekalipun, seperti bersyukur diberikan kesehatan, atau bersyukur karena masih memiliki tempat tinggal.

  1. Ubah Perspektif

Kata-kata memiliki kekuatan. Cobalah untuk mengubah kata-kata yang kalian gunakan menjadi lebih positif, seperti misalnya: “Saya sangat kewalahan.” menjadi “Saya merasa tertantang akan tugas atau pekerjaan ini.”, atau “saya stress sekali!” menjadi “ini adalah pengalaman sulit yang sedang saya hadapi.”, atau bahkan “saya sibuk sekali!” menjadi “saya sedang mengerjakan banyak hal saat ini.”. Dengan mengubah kata-kata yang kita gunakan, kita juga akan mengubah pandangan atau perspektif kita terhadap situasi tertentu. Hal ini akan membuat kita lebih positif.

  1. Lakukan Saja

Terkadang kita memikirkan hal yang terlalu jauh dan terlalu rumit untuk menyelesaikan suatu masalah, sehingga menjadikan seakan-akan penyelesaiannya sangat susah dan rumit. Salah satu cara yang bisa kalian coba adalah dengan melakukan sesuatu, bahkan hal sekecil apapun itu, untuk menyelesaikan masalah atau pekerjaan tersebut. Dengan melakukan sesuatu, setidaknya akan memberikan sedikit rasa pencapaian. Hal ini penting agar kita bisa merasa lebih baik dan membuat konsistensi dalam tindakan kita. Walaupun hal kecil yang kita lakukan tidak secara langsung menyelesaikan masalah atau pekerjaan kita sepenuhnya, namun dengan melakukan hal kecil itu kita akan mengurangi tekanan yang timbul, sehingga kita akan merasa masalah atau pekerjaan tersebut dapat kita atasi. Cobalah untuk memecah-mecah pekerjaan rumit yang kalian hadapi menjadi bagian-bagian kecil dan sederhana, kemudian kalian bisa lakukan hal-hal kecil tersebut satu per satu hingga pekerjaan tersebut selesai.

Hal yang perlu diingat adalah, jika kalian merasa overwhelmed dalam waktu yang cukup lama (misalkan selama beberapa minggu atau beberapa bulan), maka mungkin kalian bisa saja mengalami kondisi kecemasan (anxiety), depresi (depression), atau burnout (kondisi dimana keadaan fisik atau mental terpuruk karena kelebihan bekerja atau stress). Jika kalian merasa kondisi-kondisi jangka panjang tersebut, maka sebaiknya kalian perlu untuk mencari bantuan ke tenaga atau konselor professional untuk pendekatan yang lebih personal untuk mengatasi kondisi tersebut. Banyak dari kita yang menghadapi tantangan mental dan emosional, dan ini merupakan hal yang umum, sehingga mencari bantuan kepada tenaga professional adalah hal yang baik dan paling benar untuk dilakukan.

Dengan meningkatkan kesehatan mental kita, maka akan berimbas pada peningkatan fokus dan produktivitas pada pekerjaan kita. Semoga beberapa hal di atas dapat membantu kalian semua yang merasa kewalahan, sehingga kesehatan mental kalian menjadi lebih baik dan bisa lebih produktif.

 

Mario Rico

Share:

    WE HELP COMPANIES GROW WITH QUALITY EXECUTIVES

    Copyright © 2025 Mandate Executive Search. All Right Reserved