Satu Rahasia Ampuh Karyawan Bisa Betah Kerja Lama dan HRD Tidak Sering Pusing Kepala

Sebagai seorang karyawan, tentu sama sekali tidak punya rencana, untuk bisa pindah-pindah tempat kerja. Untuk seorang HRD juga, saat ada karyawan perusahaan keluar, bisa jadi pekerjaan tambahan. Karena, harus melakukan proses rekruitmen lagi. Mulai dari membuat berita lowongan pekerjaan, seleksi berkas, wawancara, dll. Masih mending, kalau satu tahun sekali. Lah, ini, satu bulan sekali.

Tapi, tenang aja, persis sesuai apa yang dijanjikan di judul. Artikel ini, akan membocorkan satu rahasia, karyawan bisa betah lama kerja di perusahaan. Jadinya, kalau karyawan pada betah kerja, HRD pun enggak akan sering pusing. Yah, dengan begitu, jadinya, karyawan dan HRD, bisa sama-sama nyaman. Penasaran dengan apa itu rahasianya? geser ke arah bawah untuk dapat jawabannya.

Berkenalan dengan Employee Life Cycle

Employee life cycle, bisa jadi salah satu rahasia kenapa karyawan bisa betah lama untuk bekerja. Employee life cycle juga, harus dimaksimalkan oleh seorang HRD, supaya setiap karyawan di perusahaan tidak cepat untuk keluarnya. Lah, memangnya, apa itu employee life cycle? Pertanyaan yang luar biasa, silahkan baca poin-poin dibawah ini, untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan.

Bisa Diartikan Sebagai Siklus Hidup Karyawan

Sederhananya, employee life cycle, bisa diartikan, sebagai istilah yang merujuk pada siklus hidup karyawan di perusahaan. Yang mana, siklus hidup ini diawali, dengan proses bagaimana seorang karyawan bisa bekerja di perusahaan. Sampai, proses bagaimana karyawan ini, bisa keluar dari perusahaan. Tentu saja, tentang bagaimana perusahaan membuka lowongan kerja, jadi contohnya.

Dan, proses employee life cycle sendiri. Tidak akan bisa lepas, dari peran seorang HRD. Karena, untuk konsep dari employee life cycle ini, memang sudah erat kaitannya dengan karyawan di perusahaan. Dan, kalau sudah urusannya dengan karyawan di perusahaan. Tentu saja, sudah seharusnya dan sudah sepatutnya, itu jadi tugas dan peran juga tanggung jawab dari seorang HRD.

Bisa Dijadikan Tolak Ukur Perusahaan

Pada saat, employee life cycle di suatu perusahaan sudah baik. Biasanya, akan kecil kemungkinan, karyawan di perusahaan tersebut, memutuskan untuk keluar dari perusahaan. Karena, bisa dibilang, adanya employee life cycle. Sudah bisa menyamankan dan mensejahterakan setiap karyawan di perusahaan, entah itu, golongan karyawan yang baru masuk kerja, atau golongan karyawan lama.

Semuanya, bisa dapat jatah dari employee life cycle. Untuk Karyawan baru, biasanya, akan diperkenalkan terkait perusahaan, tugas-tugas, dan orang-orang yang sekiranya nanti akan sering ditemui. Yah, dengan begitu, karyawan tersebut merasa disambut. Untuk karyawan lama, biasanya, ada pelatihan pengembangan diri dan kemampuan, jadinya, karyawan merasa bisa berkembang.

Bisa Dijadikan Tolak Ukur Keberhasilan

Selain, bisa jadi tolak ukur penilaian suatu perusahaan itu baik atau tidak. Employee life cycle juga, bisa sangat mungkin, untuk dijadikan patokan keberhasilan tugas dan tanggung jawab HRD di perusahaan. Karena, bagaimana pun juga, yang menerapkan nilai-nilai employee life cycle di setiap proses siklus hidup, setiap karyawan di perusahaan. Itu, sudah paten, dilakukan oleh HRD.

Disaat, HRD, sudah bisa memaksimalkan setiap siklus hidup karyawan. Bisa dikatakan, dia sudah berhasil menjalani tugas sebagai seorang HRD. Misal, ambil contoh kasus, saat ada karyawan yang mengundurkan diri keluar dari perusahaan. Setelah menerima surat pengunduran diri, HRD bisa melakukan wawancara keluar dengan karyawan bersangkutan. Untuk evaluasi dan kompromi.

Yah, kalau memang, karyawan tersebut memutuskan keluar, karena ada hal-hal di luar keadaan perusahaan. HRD bisa tetap menjaga hubungan, dengan karyawan bersangkutan. Tetapi, jika, karyawan bersangkutan keluar, ada hubungannya dengan hal-hal di dalam perusahaan. HRD bisa menggali informasinya, dipertimbangkan, dan dijadikan bahan evaluasi untuk perusahaan.

Pada saat HRD, sudah mendapatkan bahan evaluasi, dan langsung memperbaiki employee life cycle. Itu, sudah bisa jadi tolak ukur, bahwa, HRD dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Karena dia bisa berperan, untuk kemajuan employee life cycle di perusahaan. Apakah kamu sepakat, dengan pendapat yang satu ini sahabat? kalau sebagai executive search pasti akan kurang sepakat karena executive search akan sulit mencari kandidat hehe

 

Angga Asmara

 

Sumber:

https://www.aihr.com/blog/employee-life-cycle/

http://www.myorangehr.com/news-events/tugas-dan-tanggung-jawab-human-resources-department-hrd-di-perusahaan/

 

 

 

Share:

    WE HELP COMPANIES GROW WITH QUALITY EXECUTIVES

    Copyright © 2025 Mandate Executive Search. All Right Reserved