Step-by-Step – Being Productive and Efficient

Working From Home atau yang sekarang ini biasa disebut dengan singkatannya WFH. Mungkin bagi beberapa dari kita istilah ini baru kita dengar sejak terjadinya pandemi COVID-19. Banyak dari kita yang mungkin merasa “bekerja ya dari kantor” dan belum terbiasa untuk bekerja di luar kantor.

Selama pandemi ini, saya beberapa kali juga mendengar dari teman saya bahwa mereka justru menjadi jauh lebih sibuk bekerja di rumah dibanding saat mereka masih bekerja di kantor sebelum pandemi ini. Beban pekerjaan yang menjadi lebih banyak karena “terlalu cepatnya” proses perpindahan dari kantor yang konservatif menjadi harus WFH sehingga ada beberapa aspek yang masih belum siap dan malah menjadi tambahan pekerjaan, atau karena menjalankan dua peran yaitu sebagai orang tua dan karyawan karena sekarang semua di rumah sehingga harus menjaga dan membimbing anak-anak juga.

Dalam bukunya Laura Stack menggunakan 6 langkah yang disebutnya sebagai “Productivity Workflow Formula”.

  1. Determine What To Do

Lihat kembali to-do list kalian, atau kalau kalian belum mempunyai to-do list mulailah membuat to-do list. Tulislah hal-hal penting yang harus kalian lakukan dan urutkan berdasarkan yang paling memberikan nilai untuk kalian dan perusahaan. Mana yang harus dikerjakan hari ini, dan mana yang bisa dikerjakan berikutnya.

  1. Schedule Time to Do It

Tentukan tenggat waktu yang realistis untuk mengerjakan hal-hal tersebut dan lakukan secara konsisten. Hal ini termasuk mengatur waktu kalian dengan efisien atau membagi waktu untuk setiap aktivitas kalian, seperti meninggalkan meeting yang overrun, makan siang yang singkat, menjadwalkan waktu main dengan anak, dan sebagainya.

  1. Focus Your Attention

Kita seringkali mendapatkan distraksi di kantor, seperti mengobrol dengan rekan kerja, interupsi atau panggilan dari rekan kerja atau mungkin bos, dan lainnya. Bekerja di rumah juga ada distraksinya, termasuk anak-anak yang mengajak main, mengecek social media, menonton Netflix atau YouTube, dan lainnya. Hal ini yang harus kalian coba untuk pisahkan dan atur jadwalnya. Fokus pada pekerjaan pada waktunya bekerja, istirahatlah pada saat harus istirahat, dan sudahi bekerja sesuai waktu yang kalian telah tentukan. Membagi waktu bekerja akan membuat kalian bisa lebih fokus. Misalkan hari ini kalian ada 2 meeting dan 3 laporan yang harus dikerjakan, alokasikan waktu kerja untuk masing-masing hal tersebut, seperti: Meeting A (1,5 jam), Meeting B (1,5 jam), Laporan X (2 jam), Laporan Y (2 jam), Laporan Z (1 jam), istirahat (1 jam).

  1. Process New Information

Saat kita menerima e-mail, dokumen, atau informasi lainnya, segeralah respon atau kerjakan sehingga tidak ada pekerjaan yang tertunda. Segera proses seluruh informasi yang masuk. Kadang dari kita banyak yang membiarkan e-mail di Inbox sebagai reminder atau to-do list. Jika e-mail tersebut bisa segera dibalas, balaslah. Jika dokumen tersebut bisa segera dikerjakan atau dicek, lakukanlah. Selalu usahakan untuk menyelesaikan hal yang bisa segera diselesaikan walaupun hal tersebut kecil atau tidak begitu penting, agar kita bisa langsung fokus lagi mengerjakan hal yang penting.

  1. Close the Loop

Hal ini menyambung poin di atas. Jika kita segera menyelesaikan tugas-tugas ringan, kita bisa lebih fokuskan waktu kita untuk menyelesaikan tugas yang lebih penting. Ini termasuk mengurangi proses atau aktivitas yang membuang-buang waktu. Jika kalian perlu diskusi, teleponlah rekan anda, jangan menggunakan e-mail untuk diskusi. Selain memakan waktu, hal itu juga rentan miscommunication.

  1. Manage Your Capacity

Laura Stack menekankan pentingnya menjaga kesehatan, karena jika kita tidak menjaga diri dan kesehatan kita, maka kita tidak akan bisa bekerja dengan efisien. Ketika kita bekerja berlebihan, produktivitas kita akan menurun. Kita akan bekerja lebih baik jika kita istirahat yang cukup. Sisipkan waktu istirahat yang cukup selama waktu bekerja, bisa dicoba dengan “mini-break” 5 hingga 15 menit diantara aktivitas kalian. Selain istirahat atau tidur yang cukup, kalian juga perlu menjaga kesehatan dengan berolah raga dan menjaga asupan nutrisi. Intinya, usahakan agar badan kita lebih aktif bergerak.

Tetaplah produktif bekerja di mana saja. Menjadi lebih efisien dalam bekerja akan menyediakan lebih banyak waktu yang bisa kita gunakan untuk keluarga, pengembangan diri, atau untuk menyalurkan hobi kita. Semoga ringkasan ini bisa membantu kalian.

Mario Rico

Share:

    WE HELP COMPANIES GROW WITH QUALITY EXECUTIVES

    Copyright © 2025 Mandate Executive Search. All Right Reserved