Proses interview saat ini telah berkembang, tidak hanya bertemu langsung, proses interview juga bisa dilakukan melalui telepon, atau pun melalui video dengan bantuan internet dan teknologi yang ada saat ini. Interview melalui video saat ini menjadi kian sering dilakukan, terlebih dengan adanya pandemi COVID-19. Sebagian besar perusahaan memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) ditambah kebijakan pemerintah untuk social distancing, sehingga membuat proses interview beralih menjadi lebih fleksibel. Namun bagi beberapa orang mungkin melakukan video interview masih terasa asing. Di artikel kali ini saya ingin mencoba untuk berbagi beberapa tips mengenai video interview agar kita bisa lebih familiar dan lebih siap untuk melakukan video interview.
Ada 2 jenis video interview yang digunakan saat ini, yaitu two-way video interview dan one-way video interview. Two-way interview dilakukan dengan bantuan teknologi web conferencing (Skype, FaceTime, WhatsApp Video Call, Zoom, Microsoft Teams, Google Hangout, etc.) dan biasanya dilakukan setelah melalui proses interview awal. Sedangkan one-way interview biasanya dilakukan di awal proses interview. Proses ini biasanya menggantikan phone screening process. Di one-way interview kandidat akan diminta untuk merekam video mereka menjawab beberapa pertanyaan yang sudah disiapkan. Beberapa tips berikut mungkin bisa diaplikasikan ke dua tipe video interview tersebut.
Sama seperti interview pada umumnya, kalian tentunya perlu untuk mempersiapkan diri, termasuk info mengenai posisi atau pekerjaan tersebut dan perusahaannya. Kalian bisa juga menanyakan info kepada recruiter yang menghubungi kalian sebelumnya, jangan takut atau malu karena memang bagian dari pekerjaan recruiter adalah mempersiapkan kandidat. Kalian bisa menanyakan tentang siapa saja yang akan ada di video interview tersebut, atau detail job desc, atau kandidat yang mereka cari seperti apa. Atau jika one-way interview, coba tanyakan apakah kalian bisa mendapatkan daftar pertanyaannya. Tentunya hal ini akan sangat membantu kalian mempersiapkan diri. Kalian juga bisa menanyakan apabila nanti ditengah-tengah interview ada kendala teknis, apa yang harus dilakukan.
Cari tahu siapa saja yang akan melakukan video interview tersebut, kalian bisa melihat profil mereka di LinkedIn. Pelajari posisi yang kalian lamar tersebut, apa saja produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan tersebut, bagaimana business model perusahaan tersebut, apa saja info atau berita terbaru di industry tersebut, bagaimana budaya perusahaan tersebut, dan hal penting lainnya. Hal-hal ini bisa membantu kalian nantinya ketika menjawab pertanyaan dari mereka, ataupun menjadi bahan pertanyaan untuk mereka. Seperti yang saya sebutkan pada artikel sebelumnya (Tips for Answering Common Interview Questions (Part 2)), usahakan untuk bertanya ketika diberikan kesempatan.
First impression matters. Seperti yang pernah saya bahas di artikel Alluring First Impression, kalian perlu untuk mempersiapkan first impression dengan baik, termasuk dalam video interview. Pakaian yang kalian gunakan akan terlihat pertama kali bahkan sebelum kalian mengucapkan kata-kata. Pelajari budaya perusahaan tersebut, bagaimana karyawannya berpakaian, atau tanyakan kepada recruiter kalian. Tidak harus selalu berpakaian formal, beberapa perusahaan bahkan lebih santai dan menggunakan smart casual attire (terutama startups). Dengan menyesuaikan pakaian kalian pada saat video interview, kalian akan tampak lebih “cocok” dengan budaya perusahaan, sehingga akan menambah poin positif. Perhatikan juga pemilihan warna atau pola pakaian kalian. Cobalah melihat penampilan kalian sebelum video interview, kalian bisa melakukannya dengan menggunakan fitur camera yang ada pada laptop atau handphone kalian, untuk melihat bagaimana pakaian kalian terlihat melalui kamera tersebut.
Carilah lokasi yang privat dan dalam kendali kalian. Jika kalian di rumah, cobalah komunikasikan jadwal video interview kalian dengan orang di rumah sehingga bisa meminimalisir gangguang pada saat video interview. Perhatikan juga background lokasi yang kalian gunakan, pastikan tidak terlalu ramai dan mengganggu ketika dilihat. Gunakan fitur kamera untuk mengatur background kalian, sehingga kalian bisa mendapat bayangan akan terlihat seperti apa.
Pencahayaan penting dalam video interview. Yang paling mudah adalah dengan menggunakan natural light, yaitu dengan menghadap ke jendela. Usahakan juga untuk mengatur jarak kalian dari kamera dan background, jangan terlalu dekat dengan kamera dan juga background. Pelajari dan tes juga perangkat video dan audio kalian. Jika di laptop, cobalah untuk mengetes kamera/video dan audio serta cek pengaturannya. Hal ini untuk meminimalisir kendala teknis yang mungkin terjadi. Jika kalian sudah tahu video interviewnya akan menggunakan aplikasi tertentu, cobalah dahulu aplikasi tersebut sehingga kalian lebih familiar dengan fitur dan cara kerjanya.
Semoga artikel ini bisa membantu kalian dalam mempersiapkan video interview. Memang penting untuk mempersiapkan aspek teknikal dalam video interview, namun kalian juga perlu ingat untuk juga mempersiapkan diri dan memerdalam pengetahuan kalian tentang posisi dan perusahaan yang sedang kalian lamar tersebut. Jangan lupa kalian juga bisa melihat artikel lainnya tentang interview, topik lainnya di EDITORIAL.