Work from cafe, sudah jadi istilah yang sedang hangat-hangatnya jadi topik pembicaraan. Ada yang bilang, bekerja di cafe itu bisa meningkatkan produktivitas. Tetapi, ada sebagian orang juga bilang, kalau bekerja di cafe itu jatohnya pemborosan alias buang-buang duit. Lantas, jadinya, pernyataan mana yang benar? Silahkan baca artikel ini sampai selesai, jika kamu membutuhkan jawaban. Oke?
Sejatinya, work from cafe bukanlan hal yang dianjurkan melainkan bisa termasuk suatu pilihan. Dan berikut beberapa kemungkinan alasan, kenapa banyak orang yang memilih work from cafe:
Setiap hari harus bergelut dengan angka dan kata, yang ada di depan layar. Tentu, bisa menjadi runitinas yang teramat membosankan. Apalagi, jika harus dilakukan di satu tempat yang sama setiap harinya. Betul? Oleh sebab itu, bekerja di cafe seolah menjadi peluang untuk setiap pekerja bisa mendapatkan “tempat kerja baru” untuk mengerjakan apa yang sudah menjadi tugas-tugas mereka.
Lagi enak-enak kerja, tapi baterai laptop hampir habis. Tinggal colok, baterai laptop bisa langsung terisi. Haus dan lapar? Tinggal angkat tangan dan pesan, sudah, masalah perut bisa juga langsung teratasi. Tanpa perlu harus antri, apalagi harus menyeduh kopi sendiri. Nikmat sekali bukan? Nah, kemudahan-kemudahan itulah, yang bisa kamu dapatkan saat melakukan work from cafe. Tertarik?
Tempat yang kece abis untuk dipajang di sosial media, area yang sudah memiliki free wifi, lingkungan yang nyaman untuk duduk lama-lama, lengkap dengan tempat ibadah dan toilet yang bisa sekelas dua belas hotel bintang lima. Bisa menjadi beberapa contoh fasilitas fanstastis, yang bisa juga kamu dapatkan saat melakukan work from cafe. Sungguh sayang jika harus dilewatkan begitu saja bukan?
Iya sih, memang enak kerja di cafe, semuanya bisa serba mudah. Tetapi, harga dari kopi dan sajian lain yang ada di restorannya juga tidak bisa dibilang murah kan?
Tepat sekali.
Dan kabar buruknya, inilah yang bisa jadi biang masalahnya. Dan karena “harga tidak murah” ini juga, banyak orang yang beranggapan bekerja di cafe itu jadi pemborosan. Padahal, jika kita melakukan work from cafe secara tepat. Bekerja di cafe, tidak akan menjadi pemborosan.
Lah, memangnya, cara yang tepat itu seperti apa?
Tenang, silahkan geser kebawah untuk mendapatkan apa yang kamu inginkan. Siap?
Berikut ini, ada 3 tips work from cafe yang bisa kamu coba. Agar keinginan kamu untuk bekerja di cafe itu bisa lebih produktif tanpa buang-buang duit, bisa jadi kenyataan. Harap dibaca semua poin-poin dibawah nanti secara teliti. Supaya tidak ada yang salah, saat kamu mempraktikanya nanti.
Ingat, jika kamu ingin bekerja di cafe tanpa harus menguras dompet. Maka, disarankan, untuk tidak terlalu sering melakukan hal tersebut. Ya, untuk satu minggu 1-2 kali itu masih tergolong normal. Tetapi, kalau sudah setiap hari harus bekerja di cafe, agaknya itu sedikit berlebihan. Uang Rp. 10.000 saja kalau ditumpukkan selama 10 hari, bisa jadi Rp. 100.00. Lalu, bagaimana pengeluaranmu?
Setiap manusia selalu punya kebutuhan berbeda, termasuk juga dalam memilih cafe. Ada yang membutuhkan cafe untuk jadi tempat minum kopi saja, ada yang membutuhkan cafe yang menyediakan menu berat karena kalau kerja bawaannya laper terus. Ada juga pemburu wifi gratis, dll. Oleh sebab itu, supaya tidak terlalu boros. Datangilah cafe yang sesuai dengan kebutuhan kamu.
Bekerja di cafe memang sedang jadi tren sekarang, kaki dan pikiran tentu sudah tidak sabar ingin mengikuti. Tetapi, bukankah bisa jauh lebih baik, kita melakukan bekerja di cafe itu bukan karena ingin ikut-ikutan melainkan memang itu suatu hal yang dibutuhkan? Misal, ada pertemuan dengan rekan kerja, daripada di rumah, ya, cafe bisa jadi tempat pilihan yang terbaik. Betul apa betul nih?
Karena kamu sudah membaca artikel ini sampai selesai. Jadi penasaran, kira-kira, sekarang, kamu sudah mendapatkan kesimpulan belum, tren work from itu sebetulnya bisa membantu produktif atau justru jadinya buang-buang duit?
Sumber: